Tuesday, November 26, 2013

Wow, Ikan Bertanduk Ini Berhasil Ditemukan di Laut Kanada

Kedalaman laut masih banyak menyimpan misteri kehidupan dunia. Salah satunya sebuah mahluk laut unik kembali ditemukan. Kali ini ditemukan seekor ikan langka yang memiliki tanduk dikepalanya yang tertangkap di perairan Kanada. Dilansir dari Softpedia, seekor ikan dengan tanduk gelatin abu-abu ini disebut dengan Rhinochimaeridae atau biasa dikenal sebagai chimaera berhidung panjang dilaporkan berhasil ditemukan dan di simpan oleh Canadian University. Sementara itu, ikan jenis ini benar-benar hampir punah dan hanya satu spesies yang sama yang berhasil didokumentasikan, dimana ikan tersebut berhasil ditangkap di Selat Hudson. “Ikan ini diyakini telah ada di lautan selama lebih dari 350 juta tahun,” ungkap Nigel Hussey, seorang peneliti dari Ocean Tracking Network. Ikan langka dengan bentuk mirip monster berhidung panjang ini dilaporkan biasa hidup di perairan dalam, di bawah 1.000 hingga 2.000 meter dan sangat sulit untuk dijumpai apalagi ditangkap. Jenis chimaera berhidung panjang ini sebenarnya masih memiliki hubungan dekat dengan hiu dan ikan pari. Hal ini membuat ikan ini memiliki ekor seperti cambuk yang beracun. Dalam laporan peneliti, ikan ini memiliki panjang tubuh hingga mencapai 1 meter dan memiliki gigi yang tajam. Selain itu seluruh kulit ikan ini dipenuhi saraf sensorik yang membantu ikan menemukan makanan dalam perairan dalam yang gelap. Dengan ditemukannya ikan ini, maka tidak menutup kemungkinan jika masih banyak biota laut dengan tampak aneh yang masih belum terindentifikasi sampai saat ini.

Friday, November 15, 2013

Riset: 6 mitos keliru tentang minum kopi

Aktivitas minum kopi, yang belakangan sudah menjadi gaya hidup, kerap menimbulkan polemik baik dan buruk. Menurut situs kesehatan fitnea, kegiatan minum kopi dilingkupi oleh mitos yang keliru. Berikut intisarinya. Mitos 1: kopi memicu stres. Padahal yang terjadi sebaliknya. Kopi menahan produksi adenoisme yang mampu mengurangi stres dan punya stimulan alami agar tubuh lebih rileks serta berenergi. Mitos 2: kafein menyebabkan insomnia. Ini mitos yang paling umum. Kafein sebenarnya hanya bertahan sebentar dalam tubuh. Setelah dikonsumsi, kafein langsung diproduksi dalam hati dan kemudian 75% terbuang dari tubuh dalam waktu maksimal lima jam. Mitos 3: minum kopi menyebabkan kanker. Sejumlah penelitian mengungkapkan tak ada kaitan antara kanker dengan kopi. Sebaliknya, kopi punya kandungan antioksidan yang mampu memerangi kanker dan memperlambat penuaan. Mitos 4: kafein adalah zat adiktif. Mitos ini mungkin bisa diperdebatkan. Namun ketergantungan kopi atau tidak, tetap tak punya efek samping seperti halnya seseorang ketergantungan alkohol atau narkoba. Mitos 5: kopi menyebabkan kemandulan dan melahirkan bayi kurang gizi. Mitos ini tak terbukti secara ilmiah. Mitos 6: kopi menyebabkan osteoporosis. Sebaliknya, kopi memiliki kandungan vitamin D yang dibutuhkan tubuh untuk menghindari pengapuran tulang (osteoporosis).

Wednesday, November 13, 2013

Ini Lho, Nutrisi yang Bisa Membakar Lemak Anda

Secara sederhana, kelebihan berat badan bisa diatasi dengan mengurangi kelebihan kalori saat makan dan meningkatkan aktivitas fisik untuk meningkatkan pembakaran kalori. Ini-Lho,-Pembakar-Lemak-Hebat-yang-Ada-di-Sekitar-Anda Jika kedua hal di atas belum memberikan hasil yang memuaskan, menggunakan suplemen pembakar lemak bisa menjadi solusi yang tepat untuk menunjang program penurunan berat badan. Namun, sekali lagi perlu Anda ingat bahwa suplemen pembakar lemak bukanlah solusi ajaib yang bisa membuat Anda turun berat badan tanpa olahraga dan menjaga pola makan. Kombinasi pola makan sehat, olahraga teratur dan suplemen pembakar lemak yang tepat akan membawa Anda pada hasil maksimal, yakni turun berat badan dan mendapatkan tubuh ideal. Ada bahan-bahan pembakar lemak yang bekerja melalui mekanisme berbeda dan menurut fungsinya sendiri. Agar Anda mengetahui bahan-bahan apa saja yang termasuk dalam pembakar lemak dan bagaimana bahan-bahan tersebut bekerja, berikut ulasannya untuk Anda. Pelepas Lemak Lemak yang ada dalam tubuh Anda disimpan di dalam jaringan adiposa dalam bentuk trigliserida. Jaringan adiposa ini berada di bawah kulit, di sekitar organ, dan di sumsum tulang. Untuk membakar lemak, Anda perlu mengeluarkan lemak tersebut dari jaringan adiposa. Ada 2 bahan yang bisa melakukan ini, yaitu kafein dan yohimbe. Kafein Anda mungkin berpikir bahwa kafein hanya bisa membuat Anda kembali bergairah dan bersemangat setelah minum beberapa teguk dari secangkir kopi. Padahal kafein memiliki manfaat yang lebih besar dari itu. Kenyataannya kafein memiliki kemampuan untuk melepaskan lemak dari jaringan adiposa sehingga lemak bisa lebih mudah dibakar. Saat kafein masuk ke dalam tubuh, ia akan mengikat reseptor yang terdapat pada sel-sel lemak. Nucleotide adenosine adalah reseptor yang terdapat pada sel-sel lemak yang pada saat tertentu menghalangi pelepasan lemak pada jaringan adiposa. Dengan keberadaan kafein maka kemampuan nucleotide adenosine menghalangi pelepasan lemak dari jaringan adiposa akan menurun, sehingga proses pelepasan lemak dari jaringan adiposa dapat berjalan maksimal. Inilah sebabnya mengonsumsi kafein sebelum latihan sangat efektif untuk membantu proses pembakaran lemak. Yohimbe Jika Anda mengira bahwa yohimbe hanyalah suplemen yang bisa memperbaiki kehidupan seksual Anda, berati Anda masih perlu banyak belajar. Yohimbe merupakan sejenis pohon cemara yang banyak tumbuh di dataran Afrika. Penduduk setempat menggunakan ramuan dari ekstrak kulit pohon ini untuk meningkatkan libido dan kinerja seksual. Yohimbe mengandung yohimbine, sebuah senyawa aktif yang dikenal untuk membantu pembakaran lemak. Yohimbine bekerja dengan cara meningkatkan kadar adrenalin dalam tubuh dan menghambat proses regulasi sel-sel lemak yang biasanya menekan pembakaran lemak. Salah satu fungsi utama adrenalin dalam tubuh adalah membantu proses lipolisis atau mobilisasi cadangan lemak. Lipolisis adalah proses pemecahan cadangan trigliserida menjadi gliserol dan asam lemak. Proses lipolisis bergantung pada enzim yang disebut dengan hormon sensitive lipase (HSL). Aktifnya HSL menjadi pemobilisasi cadangan lemak yang kedua, sementara adrenalin bertindak sebagai pemobilisasi yang pertama. Kemampuan adrenalin sangat kuat sehingga mampu memobilisasi lebih banyak cadangan lemak daripada yang mampu dibakar oleh tubuh. Pengangkut Lemak Setelah lemak dikeluarkan dari jaringan adiposa, lemak tersebut harus diantar menuju kompor pembakar lemak yang disebut mitokondria, di mana lemak akan diubah menjadi energi. Nah, bahan yang diperlukan untuk mengangkut lemak tersebut adalah carnitine atau biasa disebut L-Carnitine. L-Carnitine bertugas membawa lemak ke mitokondria kemudian masuk ke dalam tungku pembakaran untuk diubah menjadi energi. Singkatnya, L-Carnitine membuka peluang untuk menggunakan energi dari lemak yang disimpan di dalam tubuh Anda, sehingga cadangan lemak yang ada di bagian tubuh dapat dikurangi dengan terus menggunakan lemak sebagai bahan bakar untuk energi. Peneliti juga menemukan bahwa carnitine berfungsi meningkatkan aliran darah dengan meningkatkan produksi nitric oxide, sehingga pembuluh darah menjadi lebih lebar dan memungkinkan lebih banyak darah dan oksigen yang disalurkan. Proses ini dapat membantu meningkatkan kekuatan otot sekaligus memaksimalkan pemulihan setelah latihan. Pembakar Lemak Di sisi lain, Anda juga perlu meningkatkan pembakaran kalori tubuh, yakni bagaimana cara meningkatkan kemampuan tubuh membakar lemak yang sudah dikeluarkan dan diangkut menuju mitokondria. Ada dua bahan yang dikenal efektif untuk membantu meningkatkan pembakaran kalori dari lemak, yaitu: Ekstrak Teh Hijau Selain sebagai antioksidan yang kuat, ekstrak teh hijau bisa digolongkan sebagai salah satu pembakar lemak. Kandungan catechin dalam teh hijau dapat merangsang produksi hormon norepinephrine, yakni hormon pembakar lemak, sehingga tubuh lebih efisien membakar lemak yang sudah dikeluarkan dan diangkut dari jaringan adiposa. Cabai Siapa yang tidak pernah makan cabai? Jutaan hingga miliaran orang di dunia senang menikmati cabai, baik dinikmati secara langsung maupun digunakan dalam campuran bumbu penyedap. Terutama di wilayah Asia Tenggara, cabai hampir digunakan di hampir setiap jenis masakan. Tahukah Anda bahwa selain sebagai penyedap masakan, cabai juga bisa digunakan untuk membakar lemak? Cabai mengandung capsaicin, sebuah senyawa yang menyebabkan cabai memiliki citarasa pedas. Sebuah penelitian di Jepang menemukan bahwa capsaicin dapat membantu pembakaran kalori hingga 30 persen. Sebuah studi dari University of Oklahoma juga menemukan bahwa subyek yang mengambil suplemen yang mengandung capsaicin dan kafein membakar lebih banyak kalori selama dan setelah latihan daripada mereka yang tidak mengonsumsi suplemen tersebut. Kini Anda sudah mengetahui bagaimana lemak dikeluarkan dari sarangnya, diangkut dan kemudian dibakar menjadi energi sehingga tubuh Anda bisa menggunakan lemak lebih efisien untuk membantu menurunkan berat badan.